Tampilkan postingan dengan label pendekar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendekar. Tampilkan semua postingan

Jaka Tingkir 2 - Perguruan Macan Putih Full Move

Jaka Tingkir 2 - Perguruan Macan Putih

Jaka Tingkir 2 - Perguruan Macan Putih 

Jaka Tingkir 2 - Perguruan Macan Putih

Film Jadul | Orang-orang Sakti dari Tangkuban Perahu

Orang-orang Sakti dari Tangkuban Perahu (1988)
| Karena sakit hati pada Wiro Sableng (Tonny Hidayat), Kaligundil (Tanaka) membalas dengan tangan orang lain. Kalingundil membunuh murid Perguruan Teratai Putih dan meninggalkan surat tantangan seolah datang dari Wiro Sableng. Lalu dihubungi juga jago-jago silat lain dengan cara mengadu domba dengan Wiro. Maka, ketika Wiro Sableng datang ke puncak gunung Tangkuban Perahu atas undangan Kalingundil, dia disambut keroyokan jago-jago silat ternama. Wiro Sableng mencoba menjelaskan, tapi tak digubris. Terpaksa perkelahian terjadi. Wiro bisa mengatasi masalah itu. Apalagi ketika Kalingundil bisa dibuat sekarat, maka terungkap masalahnya.

Jaka Tingkir (1983)

Jaka Tingkir (1983)
Jaka Tingkir (1983)
Karebet, pemuda dari desa Tingkir ingin melamar jadi prajurit Kasultanan Demak, dibantu pamannya seorang Lurah. Kesempatan datang saat Sultan Tranggono sembahyang di mesjid Demak. Sultan tertarik dan diajak jadi prajurit pengawal Sultan. Dalam pasukan ini kemampuan Karebet diuji Wirajaya, yang lalu akan berbuat curang. Sultan yang kebetulan melihatnya, lalu memecat Wirajaya dan mengangkat Karebet sebagai komandan pasukan pengawal Sultan. Wirajaya yang sakit hati lalu berniat berontak, sementara Karebet sendiri harus menghadapi berbagai intrik, apalagi ia saling mencinta dengan putri Sultan, Ratu Kambang. Akibat intrik ini, Karebet dipecat pula. Ia pulang kampung dan kembali ke gurunya. Sang guru mengatur siasat agar Karebet bisa membuktikan bahwa dirinya tak bersalah. Kembali ke kota ia menggunakan rakit yang didorong oleh buaya, yang ratunya telah ia kalahkan. Siasat dijalankan. Seekor kerbau dibuat mengamuk, lalu Karebet bisa menjinakkan kerbau itu. Bersamaan dengan itu, pasukan Wirajaya menyerbut. Karebet juga berhasil membereskannya. Maka Sultan mengangkat Karebet kembali.

Film Jadul | Prabu Anglingdarma I (Balada Cinta Anglingdarma) (1990)

Prabu Anglingdarma I (Balada Cinta Anglingdarma) (1990)

Prabu Anglingdarma I (Balada Cinta Anglingdarma) (1990)

Baru sebentar menikmati kemesraan dengan Dewi Anggorowati (Gitty Srinita), Anglingdarma mendapat perintah untuk melakukan tapa lagi dengan cara berkelana menghapuskan ketidakadilan, tanpa nama dlsb, untuk menebus dosanya terhadap istri pertamanya yang mati membakar diri, sedang Anglingdarma tidak melakukannya. Maka ia terpaksa meninggalkan istrinya yang sedang hamil muda. Ia berkelana bersama Batik Madrim (Baron Hermanto) dan Klungsur (Wingky Haroen). Ketika berada di Kertanegara, Anglingdarma berhasil menyembuhkan penyakit putri raja, Ken Trisulowati (Hesty Syani). Sebentar menikah, hamil muda, kembali Anglingdarma menjalani tapanya. Kali ini Ken memaksa ikut. Di tengah jalan, ia melihat utusan raja yang menginginkan Ken jadi istri tapi ditolak, hingga Ken jatuh sakit. Ia keluar dari raganya untuk menemui utusan raja itu. Saat itu digunakan Batik Madrim untuk masuk raga Anglingdarma dan kembali ke kerajaan untuk mereguk kasih bersama Anggorowati, yang sudah lama dirindukannya. Anggorowati curiga. Ia mencari akal: minta ayam bisa bicara. Saat Roh Batik Madrim masuk raga ayam, roh Anglingdarma kembali masuk ke raganya. Karena utusannya kalah, raja yang menginginkan Ken lalu menantang duel Anglingdarma. Batik Madrim mengorbankan diri. Anglingdarma memaafkan Batik Madrim, yang bisa mengalahkan raja jahat, tapi dengan tebusan nyawanya. Dosa Anglingdarma diampuni.

Film Jadul | Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari (1981)

Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari (1981)

Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari (1981)

Jaka tarub (Sentot S)dengan kebiasaan berburu di hutan hidup bersama ibunya, seorang janda yang menderita akibat celaan masyarakat sekitar karena Jaka tidak diketahui siapa ayahnya. Disamping itu Jaka menderita penyakit kulit menahun. Suatu saat Jaka berjumpa dengan Nawang Wulan (Susanna Caecilia)seorang bidadari cantik. Mereka menikah dan lahir putri mereka bernama Nawang Asih. Karena Nawang Wulan berasal dari dua dunia berlainan, Jaka harus menerima nasib ditinggal pergi istrinya ketika kembali ke kayangan

ANGLING DHARMA III - PEMBURU DARI NERAKA

ANGLING DHARMA III - PEMBURU DARI NERAKA

Neraka Lembah Tengkorak - Wiro Sableng

Kala Hijau (Sherly Sarita) memerintah empat muridnya untuk mencari jago-jago silat untuk mendirikan partai persilatan dengan nama Partai Lembah Tengkorak, sesuai dengan nama tempat tinggal Kala Hijau. Di lembah lain yang indah sedang berlangsung partai persilatan baru Partai Telaga Wangi. Maka terjadilah pertempuran antara para jago silat yang diselesaikan oleh Wiro Sableng (Tony Hidayat).

Lembah Tengkorak neraka didasarkan pada serangkaian novel populer Indonesia dikreditkan ke penulis Bastian Tito, yang semuanya berfokus pada eksploitasi Wiro Sablang, semacam wuxia gaya pahlawan mengembara berbakat dengan berbagai macam kekuatan gaib. Tujuh film dalam semua didasarkan pada seri, semua aktor dibintangi Tonny Hidayat sebagai Wiro, dan popularitas buku-buku yang akan kemudian juga diterjemahkan ke dalam sebuah serial TV yang sukses, meskipun satu dengan aktor yang berbeda dalam memimpin.

Dunia disajikan dalam neraka Lembah Tengkorak (terjemahan Inggris: Neraka Lembah Tengkorak) adalah mirip dengan Dunia Bela Diri fiksi Cina, lengkap dengan berbagai klan bermusuhan dan sekolah, serta setiap kesempatan pertemuan antara orang asing yang mengakibatkan perkelahian singkat sebelum siapa pun mengganggu untuk mengetahui apakah mereka memiliki daging sapi atau tidak. Hal ini, setidaknya, apa yang tampaknya terjadi pada paruh pertama film. Kita menghabiskan banyak waktu menonton sebagai anggota dari satu sekolah tertentu menangkis tantangan dari apa pun yang acak tunggal pejuang muncul di depan pintu mereka. Berkat keterampilan canggih mereka seni bela diri, mereka tidak muncul untuk memiliki banyak kesulitan melakukan hal ini - sampai, tentu saja, penjahat sebenarnya dari sepotong membuat mereka masuk.

Walet Merah - Barry Prima

Misteri Mak Lampir - Film pendekar - online

Tutur Tinular - Kidung Cinta Arya Kamandanu

Film Angling Dharma - Wasiat Naga Bergola Online

“Video Angling Dharma – Wasiat Naga Bergola” dipersembahkan oleh PT. Genta Buwana Pitaloka Film Production, Producer : Budi Sutrisno, Cerita Skenario : Imam Tantowi, Desain Artisitik : El Badrun. Pimpinan Produksi : N Sindhu Dharma, Penata Artisitik : Abdullah Sajad, Penata Busana & Rias : Dahlan Harun, Penata Fotografi : H Asmawi, Penata Kamera : H Asmawi, H Akram N, Penata Suara : FX Sumpeno, Penata Musik : Harry Sabar, Editor : R Pramono, Herry Kurniawan, Co Sutradara : El Badrun, Sutradara Laga : Eddy S. Jonathan, Sutradara : Imam Tantowi.

Film Singgasana Brama Kumbara Online

FILM Sangkuriang (Suzzanna) ONLINE

Kehamilan Dayang Sumbi ( Suzana) akibat perbuatan tidak senonoh dengan Lengser ( S. Parya) orang dekat dan kepercayaan istana, membuat murka sang ayah, Prabu Sungging Purbangkara ( Ratno Timoer). Raja yang sangat terhina dengan perbuatan itu menjatuhkan kutukannya atas Lengser menjadi seekor anjing hitam yang buruk. Hanya kebijakan Ibu Suri (Ade Irawan ) lah yang menghindarkan mereka berdua dari kematian ditangan algojo istana. Mereka diusir dari kehidupan istana.

Dua belas tahun kemudian

Di hutan belantara Dayang Sumbi bersma putranya bernama Jaka Sona, ditemani oleh anjing hitam yang bernama Tumang. Mereka hidup rukun dan bahagia, terlebih Tumang setia menemani Jaka Sona (Ryan Hidayat) pergi berburu. Bagi Jaka Sona, Tumang adalah pembantu yang paling dekat namun Jaka Sona tidak mengetahui siapa sebenarnya Tumang. Jaka Sona tumbuh menjadai anak yang lincah dan gesit. Ketika Jaka Sona berburu untuk mendapatkan hati menjangan permintaan ibunya, tanpa sengaja Jaka Sona telah membunuh si Tumang, ketika sebuah anak panah menancap ditubuh anjing yang setia itu. Tiba-tiba tubuh anjing yang terluka itu berubah kembali menjadi Lengser, yang kemudian meminta Jaka Sona mengambil hatinya. Mendengar kematian Tumang, Dayang Sumbi murka, dia memukuli anaknya hingga terluka dikepalanya lalu mengusirnya.

Jaka Sona terdampar disebuah Goa angker yang dihuni oleh makhluk yang tak terlihat. Dalam goa itulah Jaka Sona hidup dalam binaan dan bentukan tenaga alam gaib yang memberikannya macam-macam ilmu persilatan dan kesaktian. Berangkat dewasa Jaka Sona telah menjelma menjadi seorang pendekar yang tangguh, gagah dan tampan.Setelah ilmunya cukup Jaka Sona menyandang nama Sangkuriang yang memiliki kedigjayaan yang sempurna. Jaka Sona yang telah berubah nama menjadi Sangkuriang (Clift Sangra) dengan penuh percaya diri meninggalkan goa dan berjuang menentang kezaliman. Dibawah ancaman Adipati Arya Panjalu (Baun Ghazali ) dan Arya Medang (I.M. Damsyik ) bersama ponggawa kerajaan yang sangat kejam, rakyat hidup dalam ketakutan. Harta mereka dirampas dan gadis-gadis dipersembahkan untuk sang raja, Prabu Sungging Purbangkara. Keberanian Sangkuriang melawan kerajaan menjadikannya musuh yang harus dimusnahkan. Sangkuriang yang sedang dicari-cari pihak kerajaan disembunyikan oleh gadis cantik bernama Larasati.

Ketika Arya Panjalu melihat Larasati (Suzana), merasakan kalau wanita itu adalah Dayang Sumbi yang telah lama hilang lantas memberikan hormatnya. Larasati menolak keinginan Arya Panjalu dan mengatakan dirinya bukan Dayang Sumbi. Larasati mengingatkan Sangkuriang adalah anaknya Jaka Sona yang telah diusirnya, namun Sangkuriang membantah ucapan Larasati, walaupun luka di kepala Sangkuriang memperkuat dugaan Larasati. Larasati menolak keinginan Sangkuriang untuk menjadikannya isteri. Prabu Sungging Purbangkara berhasil dikalahkan oleh Sangkuriang dan juga kedua Adipatinya. Larasati tidak berhasil meyakinkan Sangkuriang tentang jati dirinya. Larasati takut akan kekerasan hati Sangkuriang, hingga akhirnya Larasati memberikan syarat yang harus dipenuhi Sangkuriang dengan permintaan yang tidak masuk akal. Membendung kali Citarum lalu membuat danau dilembahnya kemudian membuat sebuah perahu dalam semalam. Sangkuriang menyanggupi permintaan Larasati.

Dan ketika Sangkuring sedang membendung kali Citarum dengan bantuan makhluk-makhluk halus, Prabu Sungging Purbangkara melakukan perlawanan terhadap Sangkuriang yang merusak wilayahnya. Larasati yang telah mengingatkan Prabu Sungging Purbangkara dan Sangkuriang, namun Larasati tidak berhasil melerai hingga Prabu Sungging Purbangkara tewas. Ketika Sangkuriang mulai membuat perahu Dayang Sumbi meminta pada Sang Hyang Rumuhun agar perkawinan ibu dan anak tidak terjadi. Akhirnya doa Dayang Sumbi terkabul malam yang gelap seketika berubah menjadi pagi hari. Sangkuring tidak menerima kenyataan itu dan tetap ingin menikahi Dayang Sumbi. Sangkuriang yang sudah dirasuk nafsu kaget ketika Dayang Sumbi berubah menjadi pohon kacapiring dengan bunga yang putih dan harum ketika tangannya ingin menjamah tubuh ibunya. Sangkuriang sedih dan menyesal dengan sikapnya hingga menumpahkan kekesalannya dengan menendang perahu yang belum jadi melayang jauh hingga menangkup pada sebuah perbukitan, hingga lama kelamaan menjadi sebuah gunung yang megah yaitu gunung Tangkuban Perahu.

Film Mandala Streaming Online

FILM Jaka Tingkir 2 Mandala Wangi FULL MOVIES






FILM Jaka Tingkir 2 Mandala Wangi FULL MOVIES
 
KANG ABUN
Email : abunsahroni@yahoo.com
Hotline : -
Layanan : Senin - Jumat
Office : Kp. Malimping Ds. ciadeg
Copyright © 2013. Film Online Bioskop21 - All Rights Reserved
powered by Blogger